Posted in

Dugderan 2026 Kembali Meriahkan Semarang, Catat Tanggalnya

Karnaval Dugderan 2026 kembali digelar di Semarang menyambut bulan suci Ramadha acara ini menghadirkan parade ondel-ondel raksasa.

Dugderan 2026 Kembali Meriahkan Semarang

Atraksi budaya Jawa yang memukau. Digelar pada Sabtu, 22 Februari 2026, di kawasan Simpang Lima, Dugderan menawarkan hiburan meriah bagi warga dan wisatawan. Selain menikmati pertunjukan, pengunjung juga bisa belajar budaya lokal dan menikmati kuliner khas Semarang. Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.

Dugderan Semarang Hadir Lagi Sambut Ramadhan

Karnaval Dugderan, tradisi tahunan yang menjadi ikon Kota Semarang, kembali digelar menjelang bulan suci Ramadhan 2026. Event ini dipadati warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan kemeriahan prosesi budaya yang penuh warna dan atraksi unik. Dugderan biasanya berlangsung satu hari sebelum bulan Ramadhan dimulai, menandai semangat menyambut bulan penuh berkah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang, Rini Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan Dugderan kali ini digelar secara lebih meriah dengan penambahan pertunjukan seni dan pawai budaya. “Kami ingin warga dan wisatawan merasakan keceriaan sekaligus memupuk kecintaan terhadap tradisi lokal,” ujarnya.

Dugderan tahun ini menampilkan parade ondel-ondel raksasa, gunungan hasil bumi, serta berbagai atraksi seni tradisional yang mencerminkan budaya Jawa dan Semarang. Warga lokal juga ikut ambil bagian dengan menampilkan kesenian daerah seperti tari Gambyong dan kentongan massal.

Dugderan 2026 Digelar Akhir Pekan, Catat Jadwalnya

Pemerintah Kota Semarang mengumumkan bahwa Dugderan 2026 akan digelar pada Sabtu, 22 Februari 2026, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB di kawasan Simpang Lima, pusat kota Semarang. Penetapan akhir pekan diharapkan memudahkan masyarakat dan wisatawan untuk hadir tanpa mengganggu aktivitas kerja.

Panitia penyelenggara menyiapkan jalur pawai yang aman dan nyaman, serta berbagai zona interaktif bagi anak-anak dan keluarga. Area sekitar Simpang Lima juga akan dilengkapi fasilitas parkir tambahan dan pos keamanan untuk menjaga kelancaran acara.

Selain itu, sejumlah hotel dan restoran di pusat kota menawarkan paket promosi selama Dugderan, sehingga pengunjung bisa menikmati kuliner khas Semarang sambil menyaksikan atraksi. “Kami berharap Dugderan tidak hanya menjadi hiburan, tapi juga mendorong ekonomi lokal,” tambah Rini.

Baca Juga: Truk Kopi 25 Ton Terguling di Flyover Madukoro, Pengendara Motor Nyaris Tertimpa

Atraksi dan Tradisi Unik yang Bisa Dinikmati Warga

Atraksi dan Tradisi Unik yang Bisa Dinikmati Warga

Dugderan dikenal dengan gunungan hasil bumi yang diarak dalam pawai dan nantinya dibagikan kepada warga sebagai simbol berkah. Gunungan ini berisi sayur, buah, dan hasil pertanian lokal yang melambangkan kemakmuran dan rasa syukur masyarakat. Tahun ini, jumlah gunungan yang disiapkan meningkat menjadi lima, menambah kemeriahan acara.

Selain gunungan, parade ondel-ondel raksasa menjadi daya tarik utama Dugderan. Ondel-ondel berwarna-warni yang tinggi dan dihias cantik ini bergerak di sepanjang rute pawai, disambut sorak-sorai pengunjung. Penampilan drum band, teater jalanan, dan kesenian lokal lainnya melengkapi keceriaan Dugderan.

Tak ketinggalan, stan kuliner khas Semarang seperti lumpia, wingko babat, dan bandeng presto tersedia untuk wisatawan. Kegiatan edukatif juga digelar, termasuk workshop membuat mini gunungan dan lomba mewarnai untuk anak-anak, sehingga Dugderan tidak hanya menyenangkan tapi juga mendidik.

Keamanan Terjaga, Seru-Seruan Bersama Keluarga

Pemerintah Kota Semarang menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan pengunjung. Polisi dan petugas Satpol PP disiagakan di sepanjang jalur pawai untuk mengatur lalu lintas dan memastikan keamanan warga. Semua peserta Dugderan juga diwajibkan mengikuti protokol keselamatan agar acara berjalan lancar.

Warga dan wisatawan diimbau untuk datang lebih awal dan menggunakan transportasi umum atau layanan parkir yang telah disediakan. Selain itu, panitia menyiapkan area khusus bagi lansia dan anak-anak agar bisa menikmati acara tanpa terganggu keramaian.

Dugderan bukan hanya sekadar karnaval, tetapi juga momen silaturahmi bagi masyarakat Semarang dan wisatawan. Acara ini menciptakan pengalaman budaya yang berkesan, meningkatkan kecintaan terhadap tradisi, dan menghadirkan kegembiraan jelang Ramadhan.

Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari regional.kompas.com
  • Gambar Kedua dari suaramerdeka.com