Jasad seorang siswi SMP yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Karangmalang, Semarang, berhasil ditemukan.
Semarang kembali dirundung duka. Seorang siswi SMP berusia 14 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang di Sungai Karangmalang akhirnya ditemukan dalam kondisi tragis pada Rabu pagi (16/2/2026). Korban, yang sehari-hari dikenal ceria dan aktif di sekolah, dilaporkan terpeleset dan terbawa arus sungai pada Selasa sore.
Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.
Kronologi Kejadian Yang Menegangkan
Menurut keterangan saksi, korban terlihat bermain bersama beberapa temannya di tepi Sungai Karangmalang pada sore hari. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban diduga terpeleset saat bermain di batu-batu tepi sungai dan terbawa arus yang deras.
Teman-temannya berusaha menolong, namun arus sungai terlalu kuat untuk dilawan. Panik, mereka segera berlari meminta bantuan warga sekitar. Polisi dan tim SAR yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi.
Pencarian berlangsung sepanjang malam hingga pagi. Warga membentuk tim sukarela untuk menyisir sungai dengan perahu karet, tali, dan peralatan khusus. Cuaca yang mendung dan arus sungai yang deras menambah kesulitan dalam upaya pencarian.
Evakuasi Dramatis Yang Menegangkan
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim SAR harus berhati-hati menavigasi medan sungai yang terjal untuk menghindari kecelakaan tambahan. Kepala SAR Semarang menyatakan bahwa upaya evakuasi memakan waktu lebih dari satu jam karena posisi jenazah yang tersangkut di bebatuan.
Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Semarang untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan visum. Pihak keluarga sudah diberitahu dan hadir di rumah sakit, menunggu proses lebih lanjut. Banyak warga yang ikut menyaksikan proses evakuasi, sebagian menahan air mata melihat tragedi yang menimpa anak kecil ini.
Polisi menekankan bahwa proses evakuasi yang cepat ini berhasil berkat koordinasi baik antara aparat dan warga. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesigapan dan kerja sama dalam menghadapi musibah.
Baca Juga: Buka Pasar Imlek Semawis, Agustina Tegaskan Harmoni Warga Kunci Kesejahteraan
Reaksi Warga dan Lingkungan Sekitar
Warga sekitar menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi ini. Banyak yang menyesalkan minimnya pengawasan di kawasan sungai yang sering dijadikan tempat bermain anak-anak. “Kami sudah sering memperingatkan orang tua agar anak-anak jangan bermain dekat sungai, tapi tetap saja ada kecelakaan,” ujar salah satu warga setempat.
Beberapa warga menyoroti kondisi arus sungai yang bisa berubah drastis saat hujan. Mereka berharap pemerintah kota Semarang segera memperketat pengawasan dan memasang peringatan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak sekolah korban juga bereaksi cepat, mengadakan konseling bagi teman-teman korban yang trauma menyaksikan kejadian. Kepala sekolah menyampaikan belasungkawa mendalam dan berjanji akan mendampingi keluarga korban secara penuh.
Polisi Selidiki Penyebab Tragedi
Meski korban telah ditemukan, polisi masih menyelidiki penyebab hanyutnya siswi SMP tersebut. Dugaan awal adalah kecelakaan akibat terpeleset, tetapi tidak menutup kemungkinan faktor kelalaian atau lingkungan yang berbahaya.
Kepolisian mengimbau orang tua untuk lebih waspada dan selalu mengawasi anak-anak saat berada di area berisiko tinggi, termasuk sungai dan jembatan. Pemerintah kota Semarang juga didesak untuk meninjau keselamatan anak-anak di ruang terbuka dan menyediakan fasilitas bermain yang aman.
Penyelidikan lanjutan akan melibatkan pemeriksaan visum, wawancara saksi, dan pemetaan arus sungai untuk mengetahui secara pasti faktor-faktor yang menyebabkan tragedi ini.
Kesimpulan
Tragedi hanyutnya siswi SMP di Sungai Karangmalang menjadi peringatan serius bagi masyarakat, sekolah, dan pemerintah. Evakuasi cepat yang dilakukan oleh tim SAR dan warga menunjukkan pentingnya koordinasi dalam menghadapi bencana, sementara penyelidikan polisi diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detikcom
- Gambar Kedua dari detikcom