Warga Sampangan geram dengan bau sampah di depan Puskesmas Pegandan, memaksa Pemkot segera menyiapkan pembongkaran kilat.
Warga Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, mengeluhkan kondisi ironis di depan Puskesmas Pegandan yang baru: bekas TPS masih berdiri kokoh. Aroma tak sedap dan pemandangan sampah kontras tajam dengan misi kesehatan puskesmas, memicu desakan warga agar Pemkot Semarang segera bertindak.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Ketika Bau Sampah Mengusik Kesehatan
Puskesmas Pegandan telah beroperasi sejak 19 Januari 2026, menyajikan bangunan modern berwarna krem yang siap melayani masyarakat. Ironisnya, di depannya masih berdiri sisa-sisa TPS yang mengeluarkan bau tak sedap dan mengganggu pemandangan. Hal ini menciptakan kontradiksi mencolok antara fasilitas kesehatan yang bersih dan lingkungan tercemar.
Eka Pratama, warga RT 5 RW 5 Kelurahan Sampangan, mengungkapkan rasa syukurnya atas pemindahan TPS. Namun, ia juga sangat menyayangkan lambatnya pembongkaran sisa-sisa TPS tersebut. Menurutnya, meskipun tidak ada lagi pengiriman sampah baru, jejak dan bau sisa sampah masih jelas terasa dan terlihat di lokasi.
Keberadaan sisa TPS ini tentu mengganggu kenyamanan dan bahkan kesehatan warga sekitar, terutama pasien puskesmas. Aroma busuk yang keluar dari tumpukan sampah sisa dapat menurunkan kualitas udara dan menciptakan lingkungan yang tidak steril, bertentangan dengan tujuan utama sebuah fasilitas kesehatan.
Keluhan Warga, Aroma Tak Sedap Dan Harapan Pembongkaran Cepat
Eka Pratama menjelaskan bahwa saat hujan, air lindi dari sampah sering meluber ke jalan dan menimbulkan bau yang sangat tidak sedap. Kondisi ini membuat warga merasa tidak nyaman dan terganggu, apalagi kini ada puskesmas baru di dekatnya. Warga berharap agar sisa-sisa TPS segera diratakan dengan tanah.
Meski tidak ada lagi becak sampah yang menurunkan muatan di lokasi tersebut, jejak-jejak keberadaan sampah masih sangat jelas. Sisa-sisa plastik, kotoran, dan material lain menunjukkan bahwa area tersebut masih memerlukan penanganan serius. Warga ingin melihat lingkungan yang benar-benar bersih di sekitar fasilitas kesehatan mereka.
Harapan warga adalah agar Pemkot Semarang segera menindaklanjuti dengan membongkar total sisa bangunan TPS. Mereka berharap lingkungan di sekitar Puskesmas Pegandan bisa benar-benar steril dan bebas dari bau tak sedap, sehingga pelayanan kesehatan bisa berjalan optimal tanpa gangguan.
Baca Juga: Laka Beruntun di Jalan Indraprasta Semarang, Pemotor Tewas Terlindas Truk
Respons Camat, Penjelasan Tahapan Dan Target Pembongkaran Kilat
Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, memberikan penjelasan terkait belum dibongkarnya TPS tersebut. Ia menerangkan bahwa pembangunan Puskesmas Pegandan dilaksanakan dalam dua tahap, yang selesai pada tahun 2024 dan 2025. Meskipun bangunan sudah operasional, peresmian resmi dari Pemkot masih menunggu jadwal.
Meskipun demikian, Puput mengakui keluhan warga dan urgensi untuk mengatasi masalah ini demi menjaga estetika dan kebersihan Puskesmas. Ia menegaskan bahwa standar kebersihan dan kesterilan lingkungan puskesmas harus terpenuhi, tidak hanya dari segi fungsi tetapi juga visual. Ini menjadi prioritas utama.
Puput menargetkan pembongkaran TPS akan dilakukan dalam waktu dekat, yaitu pada minggu ini. Ia menekankan bahwa Puskesmas Pegandan sudah mulai beroperasi, sehingga TPS yang berada di depannya harus segera dipindahkan dan dibongkar total demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua.
Menjaga Estetika Dan Higienitas, Komitmen Untuk Lingkungan Sehat
Komitmen untuk membongkar TPS sejalan dengan upaya menjaga estetika lingkungan sekitar puskesmas. Sebuah fasilitas kesehatan seharusnya dikelilingi oleh suasana yang bersih dan menyegarkan, bukan bau sampah yang menyengat. Pembongkaran ini akan meningkatkan citra dan kenyamanan Puskesmas Pegandan.
Selain estetika, aspek higienitas juga menjadi perhatian utama. Lingkungan yang bersih dan bebas sampah sangat krusial untuk mencegah penyebaran penyakit dan menciptakan suasana yang kondusif bagi proses penyembuhan pasien. Pemindahan TPS akan secara signifikan mendukung misi kesehatan puskesmas.
Langkah cepat Pemkot Semarang dalam menanggapi keluhan warga menunjukkan responsivitas pemerintah. Diharapkan, pembongkaran TPS ini dapat terealisasi sesuai target, menciptakan lingkungan yang lebih baik dan mendukung sepenuhnya operasional Puskesmas Pegandan sebagai pusat kesehatan masyarakat.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari radarsemarang.jawapos.com
- Gambar Kedua dari ayosemarang.com