Kota Lama Semarang diserbu wisatawan saat Lebaran, menjadikannya destinasi favorit yang murah dan menarik untuk dikunjungi bersama keluarga.
Kawasan Kota Lama Semarang kembali menjadi destinasi favorit saat libur Lebaran 2026. Ratusan pengunjung, dari luar kota maupun lokal, memadati kawasan bersejarah ini untuk menikmati suasana bersama keluarga. Meski cuaca terik, area tetap ramai oleh pengunjung yang berjalan, bersantai, dan berfoto di depan bangunan kolonial.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Pesona Kota Lama Yang Tak Terbendung
Kota Lama Semarang dikenal sebagai “Little Netherland” karena deretan bangunan kuno bergaya Eropa yang masih terjaga baik. Kawasan ini menawarkan nuansa sejarah yang kuat sekaligus suasana estetik instagenik, membuatnya menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin berwisata murah meriah saat Lebaran.
Gedung tua yang dikelilingi jalan lebar, Gereja Blenduk, kantor-kantor kuno, serta kafe dan warung kaki lima berbaur menjadi jalan raya yang hidup. Banyak wisatawan memanfaatkan area pedestrian untuk berjalan kaki, duduk di bangku, atau menikmati minuman di kafe dengan latar bangunan tua.
Selain bernilai sejarah, Kota Lama juga menjadi ruang publik yang nyaman bagi keluarga. Anak‑anak bisa bermain di area terbuka, sementara orang tua beristirahat di kursi teras atau berfoto ria dekat jalan raya yang sepi dari kendaraan saat jam tertentu.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Wisata Murah Yang Menarik Minat Keluarga
Salah satu alasan kuat Kota Lama menjadi favorit saat Lebaran adalah biaya kunjungan yang terjangkau. Kawasan ini tidak memungut tiket masuk, sehingga wisatawan hanya mengeluarkan biaya parkir kendaraan dan uang jajan konsumsi. Untuk parkir mobil, pengunjung umumnya dikenakan tarif sekitar Rp10 ribu, meski beberapa warga menilai penataan parkir masih perlu diperbaiki.
Bagi keluarga yang berlibur di Semarang, berkunjung ke Kota Lama sering dianggap “wajib”, khususnya saat momen Lebaran. “Mumpung Lebaran di Semarang, ajak anak‑anak ke Kota Lama biar tahu betapa kota ini dulu di masa penjajahan,” ujar seorang pengunjung, Sri, menggambarkan alasan edukatif sekaligus rekreasi.
Selain itu, lokasinya yang dekat dengan Simpang Lima dan pusat kota menjadi nilai tambah. Wisatawan tidak perlu menghabiskan banyak waktu dan uang untuk sampai ke Kota Lama, sehingga kunjungan bisa dikombinasikan dengan destinasi lain seperti Lawang Sewu atau pusat perbelanjaan terdekat.
Baca Juga: NGERI! Balon Udara Bawa 100 Petasan Hantam Rumah Warga di Semarang!
Keriuhan Dan Kesan “Mudik di Kota Tua”
Selama libur Lebaran, Kota Lama terus dipenuhi pengunjung, termasuk warga yang pulang kampung dan ingin menunjukkan kota tempatnya bekerja kepada keluarga. Suasana di kawasan ini terasa hangat, riuh, dan penuh kebersamaan, dengan banyak keluarga muda yang berfoto ria di depan Gereja Blenduk dan kantor kuno.
Sejumlah pengunjung melihat Kota Lama tidak sekadar tempat jalan‑jalan, tetapi ruang yang menguatkan rasa patriotisme dan kecintaan terhadap kota. Mereka menilai kunjungan ke kawasan ini bisa menjadi cara mengenalkan sejarah dan perubahan Semarang dari masa penjajahan hingga kini.
Meski ramai, fasilitas kebersihan seperti tempat sampah masih dinilai terjaga. Banyak pengunjung mengapresiasi suasana yang bersih, rapi, dan nyaman, meski cuaca cukup panas. Kondisi ini membuat Kota Lama menjadi destinasi ideal bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu santai tanpa terlalu menguras biaya.
Peran Kota Lama Bagi Pariwisata Semarang
Bagi Pemerintah Kota Semarang, kepopuleran Kota Lama saat libur Lebaran menjadi indikator penting keberhasilan pengembangan kawasan heritage. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang mencatat kawasan ini konsisten menjadi salah satu destinasi dengan kunjungan tertinggi selama momen libur, bahkan pada Lebaran tahun sebelumnya.
Peningkatan kunjungan di kawasan ini juga mendorong peningkatan ekonomi mikro di sekitarnya. Pedagang kaki lima, pengelola kafe, penyedia jasa foto, dan pengusaha parkir mendapatkan tambahan pendapatan signifikan saat libur panjang.
Dengan harga tiket masuk yang gratis, akses mudah, dan nilai sejarah yang tinggi, Kota Lama Semarang terus menegaskan diri sebagai destinasi wisata murah meriah yang sulit digantikan. Tidak heran jika kawasan ini menjadi tujuan utama banyak keluarga saat merayakan Lebaran di Semarang.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari semarang.viva.co.id