Menjelang Ramadan, Pemerintah Kota Semarang memastikan inflasi terkendali dan menyiapkan operasi pasar agar kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Menjelang Ramadan, stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi prioritas Pemerintah Kota Semarang. Wali Kota Agustina Wilujeng memastikan inflasi masih stabil meski beberapa komoditas naik, dan langkah antisipasi telah disiapkan agar masyarakat menjalani Ramadan dengan tenang.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Pemantauan Harga Kebutuhan Pokok
Pemerintah Kota Semarang secara berkelanjutan memantau pergerakan harga berbagai komoditas pokok di pasaran. Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan data akurat mengenai fluktuasi harga, khususnya yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi daerah. Sistem alat pemantauan harga yang dimiliki Pemkot Semarang berperan krusial dalam mendukung kebijakan ini.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, inflasi secara umum masih terkendali. “Kita punya sistem alat pemantauan harga. Ya stabil, tapi terus kita pantau,” ujarnya, menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menghadapi potensi lonjakan harga.
Pemantauan intensif ini menjadi dasar bagi Pemkot Semarang untuk mengambil tindakan proaktif. Dengan memahami dinamika pasar, pemerintah dapat lebih cepat merespons perubahan harga dan mencegah dampak negatif yang lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.
Strategi Intervensi Pasar Skala Kecil
Untuk mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi dan menjaga stabilitas, Pemkot Semarang telah menyiapkan strategi intervensi pasar. Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan, operasi pasar akan segera digelar. Langkah ini diharapkan dapat menekan harga komoditas yang cenderung naik.
Berbeda dengan operasi pasar berskala besar, Pemkot Semarang memilih pendekatan “operasi pasar kecil-kecil”. Strategi ini bertujuan untuk melakukan intervensi langsung pada titik-titik perdagangan yang spesifik. “Bukan operasi pasar besar, tapi operasi pasar kecil-kecil yang mengintervensi pasar dan spot-spot perdagangan,” jelas Agustina.
Pendekatan ini diharapkan lebih efektif dalam mengatasi masalah harga di lokasi tertentu, sekaligus menghindari distorsi pasar yang mungkin timbul dari intervensi skala besar. Fokus pada spot-spot perdagangan memungkinkan penyesuaian pasokan dan harga di area yang paling membutuhkan.
Baca Juga: PoJ City Bebas Air Tanah, PDAM Semarang Siapkan Pasokan Air Bersih
Himbauan Dan Dampak Inflasi
Wali Kota Agustina Wilujeng juga tidak lupa menyampaikan pesan penting kepada para pedagang. Ia mengimbau agar para pedagang tetap menjaga kewajaran harga, tidak mengambil keuntungan berlebihan di tengah meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Kenaikan harga yang tidak wajar dapat memicu inflasi berkepanjangan.
Agustina menjelaskan bahwa inflasi yang terlalu tinggi dan berlangsung lama dapat merugikan semua pihak, termasuk pedagang itu sendiri. “Kalau inflasi dalam kurun waktu yang sangat panjang itu juga akan membuat ekonomi rontok,” tegasnya.
Dampak ekonomi yang kolaps akan menyebabkan daya beli masyarakat menurun drastis, sehingga pada akhirnya pedagang juga akan kesulitan menjual dagangannya. “Kalau ekonomi rontok enggak ada orang punya uang, yang jualan juga enggak laku,” tambahnya, mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga bersama.
Kebijakan Penunjang Dan Anggaran Pembangunan
Selain fokus pada inflasi, Agustina juga menyinggung usulan Badan Pusat Statistik (BPS) terkait penggratisan layanan transportasi BRT dan air bersih PDAM. Kebijakan ini dinilai signifikan untuk menekan inflasi jika sudah mencapai angka tertentu. “Jika inflasi sudah mencapai angka tertentu memang akan dilakukan. Tapi ini sekarang kan masih kita pantau,” katanya.
Terkait alokasi anggaran, Pemkot Semarang menunjukkan komitmen serius terhadap penanganan lingkungan dan banjir, dengan dana sebesar Rp500 miliar. Ini merupakan bagian dari total anggaran infrastruktur yang mencapai Rp1,6 triliun.
Alokasi anggaran yang besar ini mencerminkan prioritas Pemkot Semarang dalam memastikan pembangunan infrastruktur dan penanganan masalah lingkungan berjalan optimal. Dengan langkah-langkah antisipatif ini, stabilitas harga dan daya beli masyarakat diharapkan tetap terjaga selama Ramadan.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari radarsemarang.jawapos.com
- Gambar Kedua dari semarangsekarang.com