Insiden mengejutkan terjadi di Semarang saat balon udara berisi ratusan petasan jatuh dan merusak rumah warga secara tiba-tiba.
Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 13.30 WIB, rumah warga di Jalan Mulawarman Timur, Kramas, Tembalang, Semarang, dikejutkan ledakan balon udara berisi sekitar 100 petasan. Balon jatuh terbawa angin dari arah timur dan menghantam atap rumah Darto (55) yang sedang mudik ke Tasikmalaya. Genting pecah dan plafon kamar jebol, namun tidak ada korban jiwa.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Kronologi Ledakan Yang Mengagetkan
Balon udara kecil tiba-tiba jatuh tanpa kendali ke atap rumah Darto. Beban 100 petasan terlalu berat hilangkan daya angkat, terbawa angin kencang siang hari. Terdengar 4 kali ledakan keras bergema RT/RW, genting merah 20 lembar pecah berserakan.
Plafon kamar mandi dan ruang tamu jebol akibat daya dorong ledakan. Kerangka balon gosong hangus, paras mainan plastik hangus terhubung tali petasan. Warga tetangga panik lari keluar rumah takut ledakan kedua.
Korban Darto wiraswasta mudik bersama istri dan 3 anak. Rumah kosong diserahi tetangga, bau mesiu menyengat 100 meter. Video amatir HP viral tunjukkan puing genting berserakan halaman depan.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Cepat Polisi Dan Olah TKP
Kapolsek Tembalang Kompol Kristiyastuti Handayani terima laporan panik pukul 13.45 WIB. Tim piket fungsi tiba 10 menit kemudian, amankan TKP dengan police line. Perwira Pengawas pimpin olah tempat kejadian perkara (TKP).
Petugas amankan barang bukti, kerangka balon terbakar, ratusan petasan berbagai ukuran, 2 paras mainan plastik hangus. Temuan petasan aktif belum ledak langsung direndam air cegah ledakan susulan. Laporan saksi tunjuk arah timur asal balon.
Saksi mata cerita balon terbang zig-zag tak terkendali 15 menit sebelum jatuh. Polisi identifikasi 3 saksi utama RT 03 RW 03. Pelaku pencipta balon udara masih buru, dugaan anak muda iseng Lebaran dari kampung tetangga.
Baca Juga: Digerebek! 3 Pengedar Narkoba Dibekuk, 7,3 Kg Sabu Disita di Semarang!
Estimasi Kerusakan Dan Identifikasi Pelaku
Kerusakan material diperkirakan mencapai Rp15–20 juta, dengan rincian sekitar 20 genting pecah senilai Rp4 juta, plafon 15 m² Rp8 juta, dan biaya cat ulang Rp3 juta. Darto sendiri diperkirakan baru pulang saat arus balik pada 25 Maret dan harus menerima kabar buruk rumahnya rusak. Asuransi rumah yang dimiliki pun belum mencakup risiko akibat ledakan petasan.
Balon udara tersebut diduga dilepas dari lapangan terbuka yang berjarak sekitar 2–3 km di timur Tembalang. Polisi kini tengah memeriksa rekaman CCTV dari masjid dan warung dalam radius hingga 5 km. Tim gabungan Polsek Tembalang dan Polres Semarang Kota terus memburu pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Warga Kramas sebelumnya juga telah melaporkan tiga kasus balon petasan selama Lebaran minggu lalu, meski tidak sampai meledak. Insiden ini menjadi pelajaran penting tentang bahaya balon udara liar saat musim hari raya. Komunitas RT pun mulai membentuk pos jaga untuk memantau aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Imbauan Polisi Dan Pencegahan Lebaran
Kompol Kristiyastuti dengan tegas melarang keras masyarakat menerbangkan balon udara yang berisi petasan atau mercon karena sangat berbahaya. Berdasarkan Pasal 49 UU 16/2012 tentang Darurat Logistik, pelanggar dapat terancam pidana hingga 1 tahun penjara. Penggunaan petasan juga dilarang kecuali memiliki izin resmi dari Kapolda Jawa Tengah.
Warga juga diajak untuk aktif melaporkan aktivitas balon udara yang mencurigakan melalui WhatsApp di nomor 0812-3567-8910 Polsek Tembalang. Pengawasan dari orang tua terhadap anak dan remaja menjadi kunci utama untuk mencegah insiden serupa. Apalagi pada musim Lebaran seperti ini, potensi ulah nekat anak muda cenderung meningkat.
Dinas Pemadam Kebakaran Semarang pun siaga selama 24 jam penuh untuk mengantisipasi risiko kebakaran akibat petasan. Koramil Tembalang juga turut memberikan edukasi kepada Babinsa mengenai bahaya ledakan yang bisa terjadi. Harapannya, suasana Lebaran tetap aman tanpa gangguan dari aksi iseng yang membahayakan warga Semarang.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari news.detik.com
- Gambar Kedua dari news.detik.com