Polres Semarang bekerja sama dengan Tim Gegana Brimob memusnahkan 2,1 kilogram mercon ilegal untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen kepolisian dalam menekan peredaran peledak ilegal, meningkatkan kesadaran publik akan risiko mercon berbahaya, dan mencegah potensi kecelakaan yang dapat merugikan warga serta. Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.
Semarang dan Gegana Brimob Hancurkan Bahan Peledak
Kepolisian Resor (Polres) Semarang bekerja sama dengan Tim Gegana Brimob melakukan pemusnahan sebanyak 2,1 kilogram bahan mercon ilegal yang disita dari beberapa tersangka beberapa waktu lalu. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi bahaya bagi masyarakat menjelang perayaan Tahun Baru dan perayaan keagamaan lainnya.
Kapolres Semarang, AKBP Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa bahan peledak tersebut disita dari sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Semarang dan memiliki potensi tinggi menimbulkan ledakan jika disalahgunakan. Pemusnahan dilakukan secara aman di lapangan terbuka dengan protokol keselamatan yang ketat.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif kami agar masyarakat aman dari bahaya peledak ilegal, khususnya menjelang perayaan besar. Kami juga mengimbau warga untuk tidak menyimpan atau menggunakan mercon ilegal karena sangat berisiko,” ujar AKBP Dedi Prasetyo.
Pemusnahan Aman Dengan Standar Keamanan Ketat
Pemusnahan bahan mercon dilakukan di area lapangan yang jauh dari pemukiman warga, dengan pengawasan ketat dari Tim Gegana Brimob. Tim menggunakan alat khusus untuk menghancurkan mercon sehingga ledakan dapat dikontrol dengan aman.
Setiap langkah pemusnahan diawasi secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada risiko terhadap personel maupun lingkungan sekitar. Tim Gegana Brimob juga menyiapkan alat pemadam dan perlindungan tambahan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pemusnahan bahan mercon ini bukan hanya simbolis, tetapi bagian dari upaya nyata menegakkan hukum dan melindungi masyarakat dari potensi kecelakaan akibat peledak ilegal.
Baca Juga: Tak Mau Ada Curang! Dirut Bulog Sidak Pasar, Harga Beras & Daging Diperiksa Ketat
Ancaman Mercon Ilegal Bagi Masyarakat
Polres Semarang menekankan bahwa mercon ilegal memiliki risiko sangat tinggi, termasuk ledakan tak terkendali yang dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan harta benda. Banyak kasus kecelakaan di masa lalu terjadi akibat penggunaan mercon tidak sesuai standar dan penyimpanan sembarangan.
Selain itu, penggunaan mercon ilegal juga berpotensi melanggar hukum dengan ancaman pidana berat. Polisi mengimbau masyarakat untuk hanya menggunakan produk peledak yang resmi, bersertifikat, dan dijual oleh distributor resmi menjelang perayaan Tahun Baru atau hari besar lainnya.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami. Jangan sekali-kali mencoba membuat atau menyimpan mercon sendiri karena dampaknya bisa fatal,” tegas AKBP Dedi Prasetyo.
Upaya Polres Semarang Dalam Pencegahan
Selain pemusnahan, Polres Semarang terus melakukan patroli, penyuluhan, dan sosialisasi tentang bahaya mercon ilegal di berbagai komunitas. Polisi juga membuka jalur pengaduan bagi warga yang menemukan peredaran mercon ilegal atau aktivitas mencurigakan terkait peledak.
Kerja sama dengan Tim Gegana Brimob menjadi kunci keberhasilan dalam menangani bahan peledak karena mereka memiliki keahlian khusus dalam penanganan dan pemusnahan peledak berbahaya. Ini memastikan keselamatan aparat dan masyarakat tetap terjaga.
Polres Semarang menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan publik, terutama menjelang perayaan besar, dengan langkah preventif seperti ini. Upaya ini diharapkan menekan angka kecelakaan akibat peledak ilegal dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan risiko mercon ilegal.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
-
- Gambar Pertama dari jateng.tribunnews.com
- Gambar Kedua dari lingkarjateng.id