Pemerintah Kota Semarang memperluas program sekolah swasta gratis, membuat ribuan siswa mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa biaya.
Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen terhadap pendidikan berkualitas dengan memperluas program sekolah swasta gratis. Langkah ini memastikan setiap anak di Kota Semarang mendapatkan akses pendidikan layak tanpa terkendala biaya, sekaligus meringankan beban orang tua dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Peningkatan Jumlah Sekolah Dan Anggaran
Pada tahun ajaran 2026, Pemerintah Kota Semarang secara signifikan memperluas program sekolah swasta gratis menjadi 133 unit. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 129 sekolah. Perluasan ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam memastikan pemerataan akses pendidikan bagi warganya.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa pada tahun 2025, program ini telah memberikan manfaat kepada 16.340 siswa dengan alokasi anggaran mencapai Rp25,79 miliar. Angka ini mencerminkan investasi besar pemerintah kota dalam sektor pendidikan.
“Tahun ini kita tambah jangkauannya menjadi 133 sekolah agar sekolah swasta bisa menjadi pilihan utama yang bagus dan gratis bagi warga,” kata Wali Kota di Semarang, pada kegiatan Penyerahan Bantuan Sekolah Swasta Gratis. Ini menegaskan tujuan program untuk menjadikan sekolah swasta sebagai opsi utama yang terjangkau.
Sebaran Dan Dampak Positif Program
Penambahan jangkauan program sekolah swasta gratis mencakup 40 Taman Kanak-kanak (TK), 48 Sekolah Dasar (SD), dan 45 Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta. Sekolah-sekolah ini tersebar di seluruh wilayah Kota Semarang, memastikan bahwa manfaat program dapat dirasakan secara merata.
Hibah pendampingan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari APBD ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang merata. Program ini sejalan dengan tagline “Semarang Cerdas”, yang menjadi visi pemerintah kota untuk menciptakan generasi penerus yang berpendidikan tinggi.
Wali Kota Agustina juga menyampaikan apresiasinya kepada yayasan dan lembaga pendidikan yang secara sukarela bersedia menjadi sekolah gratis. Sinergi antara pemerintah dan pihak swasta ini sangat membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan jaminan pendidikan bagi putra-putri mereka.
Baca Juga: Waspada! Banjir Rob Diprediksi Rendam Semarang dan Demak
Komitmen Dan Rencana Masa Depan
Wali Kota Agustina menegaskan komitmen Pemkot Semarang untuk terus mendukung pendidikan, meskipun APBD Kota Semarang belum cukup kuat untuk menggratiskan seluruh sekolah swasta secara total. Penambahan jangkauan ini adalah bukti nyata dari komitmen tersebut.
Selain itu, Pemkot Semarang juga sedang mengupayakan regulasi beasiswa parsial. Harapannya, bantuan pendidikan dapat lebih tepat sasaran dan langsung disalurkan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini menunjukkan pendekatan yang lebih terarah dan personal dalam memberikan dukungan.
Terkait perubahan Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Agustina menekankan pentingnya pembaruan regulasi setiap tahun. Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat dan menutup celah praktik “titip-menitip” siswa, memastikan proses yang adil.
Peningkatan Kualitas Dan Ekosistem Pendidikan
Wali Kota meyakinkan bahwa pada tahun lalu tidak ada praktik titipan siswa karena sistem yang solid dan akuntabel. Pemkot Semarang ingin masyarakat percaya bahwa mekanisme yang dibuat benar-benar adil bagi semua anak, menciptakan transparansi dalam penerimaan siswa.
Melalui integrasi antara program sekolah gratis dan sistem pendaftaran yang bersih, diharapkan ekosistem pendidikan di Semarang dapat terus meningkat. Hal ini akan mendukung kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang, yang menjadi salah satu indikator keberhasilan pembangunan daerah.
“Masa depan Kota Semarang sedang duduk di ruang-ruang kelas hari ini. Tugas kita adalah memastikan akses pendidikan terbuka lebar dan mutunya terus terjaga agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Agustina, menyoroti pentingnya investasi pendidikan bagi masa depan kota.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari suara.com
- Gambar Kedua dari jateng.antaranews.com