Tragedi terjadi di Tanjakan Jlegong, Semarang, saat dua truk terjun ke jurang pada Sabtu (8/2/2026) sore satu orang tewas, sementara pengendara lain mengalami luka-luka.
Evakuasi korban berlangsung dramatis dengan bantuan tim SAR dan warga setempat. Arus lalu lintas sempat lumpuh selama beberapa jam akibat kecelakaan ini. Polisi menyebut rem blong dan kecepatan tinggi sebagai penyebab awal. Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.
Tragedi Tanjakan Jlegong 2 Truk Terjun ke Jurang, 1 Korban Meninggal
Dua unit truk dilaporkan jatuh ke jurang di Tanjakan Jlegong, Semarang, pada Sabtu (8/2/2026) sore. Insiden ini menimbulkan korban jiwa dan membuat arus lalu lintas di jalur tersebut terganggu selama beberapa jam. Satu orang tewas akibat kecelakaan tragis ini, sementara sopir dan penumpang truk lainnya mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian. Petugas dari Polres Semarang beserta tim SAR diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban dan membersihkan lokasi dari puing-puing kendaraan. Arus kendaraan sempat dialihkan sementara untuk memudahkan operasi penyelamatan.
Kecelakaan ini menimbulkan kepanikan di antara pengguna jalan, karena truk pertama yang jatuh menabrak tebing sebelum terguling ke jurang sedalam sekitar 15 meter. Truk kedua mengikuti jejak truk pertama akibat rem blong dan kontur jalan yang curam. Masyarakat diimbau untuk waspada saat melintasi tanjakan berbahaya tersebut, terutama pada kondisi hujan atau jalan licin.
Kronologi Kecelakaan di Tanjakan Jlegong
Menurut keterangan saksi mata, kedua truk melaju dari arah Kota Semarang menuju Kabupaten Kendal. Saat tiba di tikungan tajam Tanjakan Jlegong, truk pertama kehilangan kendali, menabrak pembatas jalan, dan akhirnya terguling ke jurang.
Truk kedua yang mengikuti di belakang tidak sempat mengerem, sehingga ikut terjatuh ke jurang. Sopir truk kedua berhasil keluar dengan luka-luka, sementara sopir truk pertama tidak sempat menyelamatkan diri. Kejadian berlangsung sangat cepat dan menyisakan puing-puing kendaraan di sepanjang jurang.
Petugas kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan awal menunjukkan kemungkinan rem blong dan kecepatan tinggi menjadi penyebab utama kecelakaan. “Kami masih memeriksa kondisi kendaraan dan mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui kronologi pasti,” ujar Kanit Laka Polres Semarang.
Baca Juga: Agustina Perjuangkan Pasar Dugderan Semarang Jadi Warisan Budaya Indonesia
Evakuasi dan Penanganan Korban
Tim SAR dibantu warga sekitar berhasil mengevakuasi korban dari jurang. Satu korban tewas ditemukan di dalam truk pertama, sedangkan korban lainnya mengalami luka serius dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat untuk mendapatkan perawatan.
Evakuasi berlangsung selama hampir tiga jam karena kondisi medan yang terjal dan jurang yang curam. Petugas juga menggunakan peralatan khusus seperti tali dan derek untuk mengevakuasi truk yang terguling agar tidak menimbulkan kecelakaan lanjutan bagi kendaraan lain yang melintas.
Polisi menghimbau pengendara truk dan kendaraan berat untuk selalu memeriksa kondisi rem dan sistem pengereman sebelum menuruni tanjakan tajam, serta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalur rawan kecelakaan tersebut.
Dampak Lalu Lintas dan Imbauan Keselamatan
Akibat kecelakaan ini, arus kendaraan di jalur Tanjakan Jlegong sempat tersendat. Polisi memberlakukan sistem buka-tutup untuk kendaraan ringan dan berat. Kemacetan parah terjadi hingga beberapa kilometer, karena banyak pengendara berhenti untuk melihat lokasi kecelakaan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melintasi tanjakan curam, terutama saat musim hujan atau jalan licin. Pemeriksaan kendaraan dan disiplin berkendara menjadi kunci utama mencegah kecelakaan serupa di masa depan.
Selain itu, pemerintah daerah setempat berencana menambahkan rambu peringatan dan pembatas jalan di beberapa titik rawan kecelakaan, guna meminimalisasi risiko bagi pengendara truk dan kendaraan pribadi.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari infrasumut.com