Sebuah kebakaran hebat melanda kamar kos di Peterongan, Semarang, menghanguskan seluruh isi kamar dan memicu kepanikan warga sekitar.
Kebakaran dahsyat melanda kamar kos di Jalan Peterongan Tengah Raya, dekat Pasar Peterongan, Semarang Selatan pada Jumat (3/4/2026) siang. Api berkobar hebat hingga menghabiskan seluruh isi kamar di lantai dua. Asap hitam pekat mengepul tinggi, membuat warga panik. Beruntung tidak ada korban jiwa meski kerugian materiil cukup besar.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Awal Kebakaran Yang Cepat Menjalar
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.15 WIB saat penyewa, Eliezer Bayu (28), berada di lantai bawah kos. Ia sempat melihat gangguan listrik dan mendengar teriakan warga dari luar. Saat berlari naik ke kamar, api sudah berkobar hebat dan menyebar ke segala arah.
Eliezer bersama istri dan anaknya berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, nyala api terlalu ganas, cepat merambat ke perabotan kayu dan kain. Asap hitam pekat segera memenuhi area kos yang sempit, menyulitkan upaya evakuasi.
Warga sekitar berteriak histeris meminta pertolongan. Suara gaduh terdengar hingga Pasar Peterongan, hanya beberapa ratus meter dari lokasi. Kepanikan massal pun terjadi karena banyak yang khawatir api akan merembet ke bangunan di sekitar.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Respons Cepat Pemadam Kebakaran
Tim Damkar Kota Semarang bergerak cepat setelah menerima laporan darurat. Petugas langsung memasang selang dan menyemprotkan air dari berbagai arah untuk menjinakkan api. Mereka juga harus menghadapi tantangan akses jalan yang sempit di kawasan padat penduduk.
Proses pemadaman berlangsung sekitar 45 menit hingga api berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 11.45 WIB, kobaran api sudah padam dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran ulang.
Eliezer mengaku bersyukur karena keluarganya selamat dari kejadian tersebut. “Padam jam 12 kurang 15, untung tim Damkar cepat tanggap,” ujarnya lega. Warga sekitar juga memuji respons cepat petugas yang dinilai berhasil mencegah kebakaran meluas menjadi bencana besar.
Baca Juga: Geger! Tikus di Boks MBG Hebohkan SMKN 8 Semarang, Makanan Tercemar!
Kondisi Kerusakan Parah Kamar Kos
Kamar kos tersebut ludes terbakar hingga tak menyisakan atap sama sekali. Sejumlah barang berharga seperti pakaian, peralatan elektronik, hingga BPKB kendaraan hangus dilalap api. Bahkan rangka atap besi terlihat meleleh akibat panas yang sangat ekstrem.
Tembok kamar tampak menghitam dan isi ruangan porak-poranda. Aroma hangus menyengat tercium hingga cukup jauh dari lokasi kejadian. Kerugian materiil belum dapat dipastikan, namun diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Eliezer kini kebingungan mencari tempat tinggal sementara bagi keluarganya. “Belum tahu mau menginap di mana malam ini, semua habis,” ujarnya dengan nada sedih. Ia mengaku kehilangan banyak barang penting yang sulit diganti dalam waktu singkat.
Dugaan Penyebab dan Pencegahan
Eliezer menduga korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran. Instalasi listrik yang sudah tua di bangunan kos disebut kerap bermasalah belakangan ini. “Mungkin karena kabel korslet,” ujarnya, berdasarkan pengamatan awal di lokasi kejadian.
Kasus serupa memang kerap terjadi di kawasan Peterongan yang padat penduduk. Polisi dan Damkar mengimbau pemilik kos untuk rutin memeriksa instalasi listrik. Penggunaan MCB serta stop kontak berkualitas dinilai penting untuk mencegah risiko kebakaran.
Ke depan, pemerintah kota diminta melakukan audit instalasi listrik di kos-kosan. Edukasi terkait keselamatan kebakaran juga perlu lebih digencarkan kepada masyarakat. Semarang diharapkan dapat belajar dari kejadian ini guna menekan risiko kebakaran di masa mendatang.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com