Posted in

Truk Kopi 25 Ton Terguling di Flyover Madukoro, Pengendara Motor Nyaris Tertimpa

Sebuah truk kopi seberat 25 ton terguling di Flyover Madukoro, membuat pengendara motor nyaris tertimpa dan panik.

Sebuah truk kopi seberat 25 ton terguling di Flyover Madukoro

Pagi yang seharusnya tenang di Semarang berubah menjadi dramatis pada Jumat (6/2/2026). ​Sebuah truk pengangkut kopi kemasan botol seberat 25 ton terguling di Flyover Madukoro, tepat di depan Kantor Bea Cukai.​ Insiden ini tak hanya menyebabkan kemacetan parah, tetapi juga menimpa seorang pengendara motor yang kebetulan melintas di bawahnya.

Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.

Kecelakaan Tragis di Flyover Madukoro

Pada hari Jumat, 6 Februari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, warga Semarang dikejutkan oleh insiden kecelakaan di kawasan Flyover Madukoro. Sebuah truk bermuatan kopi kemasan botol terguling di Jalan Arteri Yos Sudarso, persis di depan Kantor Bea Cukai, Kota Semarang.

Truk tersebut mengangkut sekitar 25 ton kopi botol dan mengalami kecelakaan saat melintasi tanjakan flyover. Beban muatan yang sangat berat diduga menjadi penyebab utama truk kehilangan kendali dan akhirnya terguling.

Akibat insiden ini, sekitar 20 ton kopi tumpah ruah ke sisi kiri jalan, menimpa seorang pengendara motor yang tengah melintas di jalur bawah flyover. Kejadian ini sontak membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.

Kondisi Korban Dan Upaya Penyelamatan

Pengendara motor yang tertimpa tumpahan kopi adalah seorang laki-laki. Warga sekitar dan petugas segera bergerak cepat untuk mengevakuasi korban dari tumpukan kopi. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini korban. Sepeda motor milik korban masih berada di bawah tumpukan kopi kemasan botol, menunggu proses evakuasi lebih lanjut.

Prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi korban dan memberikan pertolongan terbaik. Insiden ini menjadi pengingat akan bahaya kecelakaan lalu lintas dan pentingnya kewaspadaan di jalan raya.

Baca Juga: Waspada Virus Nipah! Bandara Semarang Pasang Detektor Suhu Dan Ruang Isolasi

Pengakuan Sopir Truk Dan Penyebab Kecelakaan

 Pengakuan Sopir Truk Dan Penyebab Kecelakaan

Sopir truk, Novianto, yang akrab disapa Nopi, memberikan kesaksiannya terkait insiden nahas ini. Ia menampik dugaan mengantuk sebagai penyebab kecelakaan, melainkan mengaku kelelahan fisik setelah menempuh perjalanan panjang.

Nopi menjelaskan bahwa saat melintasi tanjakan, truk mulai kehilangan tenaga. Ia sudah berusaha mengerem dan mengganti persneling, namun truk tetap tidak kuat menanjak dan malah mundur. Upaya untuk memasukkan gigi mundur pun gagal.

Akhirnya, truk yang membawa kopi 25 ton dari Jakarta menuju Jawa Timur ini terguling ke kiri. “Agak ngerem dikit, tapi enggak bisa. Langsung guling,” ujar Nopi di lokasi kejadian, menggambarkan detik-detik mencekam tersebut.

Dampak Lalu Lintas Dan Penanganan Lokasi

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan yang cukup panjang di Jalan Arteri Yos Sudarso. Relawan dan warga sekitar bergotong royong membantu menata muatan kopi yang tumpah ke pinggir jalan agar lalu lintas dapat kembali lancar.

Petugas kepolisian juga terpantau sigap di lokasi kejadian untuk mengatur arus lalu lintas dan mengamankan area. Upaya keras dilakukan untuk memulihkan kondisi jalan dan memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama para pengemudi kendaraan berat, untuk senantiasa menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima demi menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari jateng.tribunnews.com
  • Gambar Kedua dari jateng.disway.id