Kecelakaan tragis terjadi di turunan Silayur Semarang ketika sebuah truk terguling usai mengalami tabrakan keras di lokasi kejadian.
Kecelakaan beruntun mengerikan terjadi di turunan Silayur, Jalan Prof DR Hamka, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat 10 April 2026 pagi. Truk kontainer terguling usai tabrak mobil Toyota Yaris, Colt L300, sepeda motor, dan gerobak cilok. Tiga orang luka ringan dirawat RS Permata Medika, lalu lintas lumpuh total dua jalur.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Kronologi Kecelakaan Beruntun
Truk kontainer melaju turunan kecepatan tinggi pukul 08.15 WIB. Sopir gagal kendalikan laju di tikungan tajam, tabrak mobil Yaris di depan. Kontainer terguling tutup jalur menuju Mijen. Debu beterbangan akibat gesekan aspal panas. Warga teriak evakuasi kendaraan sekitar segera.
Mobil Yaris hancur sisi kanan, Colt L300 penyok depan. Sepeda motor terjepit kontainer, gerobak cilok hancur total. Warga panik evakuasi korban dari puing besi. Asap knalpot truk campur bau rem gosong. Rekaman warga viral dalam hitungan menit.
Polisi satukan 4 kendaraan dalam 15 menit. Truk kabin dorong mundur warga buka jalur darurat. Kemacetan ulang 3 kilometer ke arah pusat kota. Sirine ambulan pecah telinga pengendara. Dishub pasang rambu darurat sementara.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Kondisi dan Identitas Korban
Sopir truk trailer Riza S (34) alami luka robek kepala dan tangan kiri. Tinggal Semarang Barat, dirawat RS Permata Medika. Luka jahit 12 tusuk, observasi 48 jam. Keluarga datangi langsung bawa baju ganti. Kondisi stabil tekanan darah normal.
Sopir Yaris Triyono Agustri (26) patah jari tangan kiri, anggota TNI AD asal Boja Kendal. Pengendara Honda Vario Andi D (20) mahasiswi Tambora Jakarta Bar cedera kepala dan bahu kiri. Ketiganya sadar, luka ringan tak ancam nyawa. Penjual cilok selamat meski dagangan hancur. Dokter kasih obat anti nyeri dosis rendah.
Rumah sakit laporkan korban stabil observasi 24 jam. Tidak ada korban jiwa, keberuntungan di titik rawan kecelakaan. Keluarga korban datangi RS sejak siang. Relawan PMI bawa makanan dan minuman. Psikolog dampingi korban trauma kecelakaan.
Baca Juga: Pemkot Semarang Segera Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung!
Respons Penanganan Darurat
Polres Semarang utara kirim 2 unit ambulan dan 15 polisi lalu lintas. Satlantas AKP Novita Chandra amankan lokasi radius 200 meter. Tim medis evakuasi korban dalam 10 menit pertama. Tiang listrik miring dipasang tape polisi. Warga bantu angkat motor terjepit.
Dinas Perhubungan buka jalur alternatif via Silayur Park. Warga bantu dorong kabin truk buka lajur sempit. Normalisasi selesai pukul 11.00 WIB. Petugas bersihkan oli tumpah aspal. Pengendara antre tertib ikuti petunjuk.
Sopir truk diperiksa polisi terkait kelalaian rem blong. Saksi mata dimintai keterangan lengkap kronologi. CCTV jalan raya jadi bukti utama investigasi. Pengemudi Colt L300 beri kesaksian lengkap. Tim teknis cek kondisi rem truk besok.
Titik Rawan Turunan Silayur
Turunan Silayur dikenal ekstrem kemiringan 15 derajat panjang 500 meter. Sejarah kecelakaan fatal 2024 tewaskan 2 orang. Truk kontainer sering gagal kendali laju tinggi. Curah hujan pagi bikin aspal licin. Papan “AWAS TURUNAN” pudar warna.
Pemkot Semarang rencanakan pelandaian turunan tahun 2026. Pembatasan truk besar jam 06.00-09.00 sering dilanggar pengemudi. Papan peringatan rusak kurang efektif. Pengawas lapangan kurang tegas. Anggaran Dishub terbatas prioritas jembatan.
Solusi jangka panjang pasang ganjal beton dan sensor kecepatan. Edukasi sopir truk wajib latih pengereman darurat turunan. Anggaran Dishub Rp5 miliar alokasi perbaikan 2027. Rapat koordinasi Satlantas-Dishub minggu depan. Warga usul CCTV pemantau 24 jam.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jateng.antaranews.com
- Gambar Kedua dari regional.espos.id