Posted in

Begini Tampang Pria yang Tega Habisi Wanita Open BO di Semarang

Kasus pria hidung belang pembunuh wanita open BO di Semarang ini harus menjadi pengingat keras bagi semua pihak dari aparat hukum, masyarakat, hingga para pengguna dunia maya.

Begini Tampang Pria yang Tega Habisi Wanita Open BO di Semarang

Kasus pria hidung belang itu bukan penjahat kelas kakap. Ia bukan residivis pembunuhan atau buronan kasus narkoba. Ia hanya seorang lelaki dengan topeng biasa seorang suami, ayah, dan pekerja kantoran yang tampak patuh aturan.

Tapi siapa sangka, di balik penampilan rapi itu, tersimpan nafsu, amarah, dan dendam yang membara hingga membuatnya berubah menjadi sosok predator .

Transaksi Nafsu yang Berujung Petaka

Perempuan muda berinisial A, 25 tahun, dikenal di dunia maya sebagai penyedia layanan open BO. Ia aktif menawarkan jasanya lewat aplikasi chat dan grup privat. Si pria, yang belakangan diketahui berinisial D, 34 tahun, mengenalnya lewat platform tersebut. Percakapan mereka berjalan singkat. Transaksi disepakati, lokasi ditentukan, dan mereka bertemu di sebuah kamar penginapan di bilangan Banyumanik, Semarang.

Namun siapa sangka, malam yang seharusnya berakhir dengan urusan singkat justru berubah menjadi tragedi berdarah. A ditemukan tewas keesokan paginya oleh petugas penginapan. Tubuhnya tergeletak di lantai kamar mandi dengan luka bekas cekikan dan lebam di beberapa bagian tubuh. Tak ada identitas yang tertinggal, dan pelaku sempat kabur tanpa jejak.

Jejak Digital yang Membuka Tabir

Polisi tak butuh waktu lama untuk menelusuri kasus ini. CCTV penginapan jadi bukti kunci. Dari rekaman itu, terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan topi turun dari motor, check-in bersama korban, dan pergi sendirian beberapa jam kemudian. Tak hanya itu, tim siber Polda Jateng juga menelusuri akun yang digunakan korban untuk menawarkan jasa.

Dari pelacakan digital itulah, identitas D terbongkar. Ia ditangkap tiga hari kemudian di tempat tinggalnya, di kawasan Demak. Saat diamankan, D sempat bungkam. Tapi saat diinterogasi lebih lanjut, ia mengakui semua perbuatannya dengan wajah yang sama sekali tidak menunjukkan rasa bersalah.

Baca Juga: Penemuan Mayat Membusuk Dalam Sumur Tua di Hutan Tuntang Semarang

Antara Emosi, Uang, dan Nafsu Tak Terpenuhi

Dalam pengakuannya, D menyebut dirinya merasa ditipu oleh korban. Ia mengaku sudah membayar tarif yang disepakati, namun merasa pelayanan yang diberikan tidak sesuai harapan. Perselisihan di dalam kamar berubah menjadi pertengkaran panas, hingga berujung pada aksi kekerasan. Ia mencekik korban dalam kondisi emosi tak terkendali.

Namun penyidik menemukan fakta lain yang lebih menyeramkan. Ini bukan pertama kalinya D melakukan kekerasan pada perempuan open BO. Dalam ponselnya, ditemukan jejak komunikasi dengan sejumlah wanita lain yang sempat menerima kekerasan fisik dari D namun tak pernah melaporkannya. Artinya, pembunuhan ini bisa jadi puncak dari rangkaian kekerasan yang selama ini tersembunyi di balik layar.

Wajah Tanpa Rasa Bersalah

Saat dihadirkan dalam konferensi pers, wajah D jadi sorotan. Tidak ada ekspresi sedih, tidak pula ketakutan. Yang terlihat hanyalah ekspresi datar, hampir menyerupai rasa puas yang tertahan. Netizen pun ramai-ramai menyebutnya sebagai “psikopat domestik” sosok yang hidup di tengah masyarakat dengan wajah biasa namun menyimpan sisi gelap yang mematikan.

Komentar publik pun bermunculan:

  • “Ngeri, ternyata suami orang bisa sekejam itu.”
  • “Ini bukan sekadar pembunuhan, ini cermin kebusukan yang disembunyikan rapi.”
  • “Semoga hukum menuntaskan semuanya, jangan ada korban selanjutnya.”

Psikolog forensik bahkan menyebut bahwa ekspresi D kemungkinan mencerminkan kepribadian narsistik dengan kecenderungan antisosial seseorang yang bisa memanipulasi, menyakiti, bahkan membunuh tanpa merasa bersalah.

Untuk informasi terbaru dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Semarang. Termasuk perkembangan infrastruktur, kasus kriminal, dan aktivitas masyarakat, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Semarang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari www.detik.com
  • Gambar Kedua dari semarang.viva.co.id