Gudang kasur busa milik Riyanto di Gading, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, terbakar pada Sabtu (10/1/2026).
Api cepat membesar disertai ledakan, membuat panik warga sekitar. Petugas Damkar dibantu TNI, Polri, relawan, dan warga berhasil memadamkan api dalam dua jam, Tidak ada korban jiwa atau luka dalam kebakaran ini.
Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.
Kebakaran Hebat di Gudang Kasur Busa Gading
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang kasur busa milik Riyanto (52) di Gading, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, pada Sabtu (10/1/2026). Api yang cepat membesar membuat panik warga sekitar karena khawatir merambat ke bangunan lain. Kejadian ini terjadi pada sore hari, saat aktivitas di sekitar gudang masih cukup padat.
Menurut keterangan warga, kebakaran pertama kali terlihat ketika tetangga depan melihat asap tebal keluar dari gudang. Mereka segera menghubungi petugas Damkar untuk melaporkan kejadian tersebut. Beberapa warga bahkan sempat mendengar ledakan sebelum api benar-benar membesar.
Kasi Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Hisyam Alwi, menyebut bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik di gudang tersebut. Meski panik, warga langsung berusaha menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko kebakaran lebih luas.
Proses Pemadaman dan Penanganan Kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk memadamkan api, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. Hisyam menuturkan bahwa tidak ada kendala berarti dalam proses pemadaman. Sifat kasur busa yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar sehingga pemadaman membutuhkan perhatian ekstra.
Personel yang terlibat berasal dari berbagai pos Damkar, termasuk Bringin, Ambarawa, Getasan, Tengaran, serta Pos Terpadu Bawen. Selain itu, Damkar Kota Salatiga, BPBD Kabupaten Semarang, TNI, Polri, relawan, dan warga sekitar turut membantu mengevakuasi warga dan mendukung proses pemadaman.
Meski kebakaran hebat, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Warga dan petugas berhasil menjaga jarak aman sehingga risiko cedera dapat diminimalkan. Kebakaran berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitar gudang.
Baca Juga: Polda Jateng Grebek Penyelundup Bawang Bombay Ilegal di Semarang
Diduga Korsleting, Penyebab Kebakaran Gudang
Menurut Hisyam Alwi, dugaan sementara kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Instalasi listrik di gudang yang lama dan tidak rutin dicek kemungkinan menjadi pemicu awal. Sifat barang yang mudah terbakar, terutama kasur busa, mempercepat penyebaran api.
Warga yang mengetahui adanya ledakan juga menguatkan dugaan bahwa api muncul dari sumber listrik. Kasus ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha untuk selalu memeriksa kelayakan instalasi listrik dan memperhatikan potensi risiko kebakaran.
Selain itu, Hisyam menekankan pentingnya menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap tempat usaha. Langkah ini dapat membantu menekan risiko kebakaran di tahap awal sebelum petugas datang.
Imbauan dan Waspada Kebakaran
Pihak Damkar Kabupaten Semarang mengimbau warga untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran. Selain mengontrol instalasi listrik, warga diminta memastikan barang mudah terbakar disimpan dengan aman. Pemilik usaha juga disarankan memiliki jalur evakuasi yang jelas dan rutin melakukan simulasi kebakaran.
Hisyam menyatakan bahwa kebakaran bisa terjadi kapan saja, dan kesiapsiagaan menjadi kunci keselamatan. “Untuk tempat usaha, pastikan ada alat pemadam api dan selalu cek instalasi listrik secara berkala,” ujarnya.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi seluruh warga Kabupaten Semarang dan sekitarnya agar selalu memprioritaskan keselamatan. Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, risiko kebakaran besar dapat ditekan dan potensi kerugian materi maupun jiwa dapat diminimalkan.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari suaraglobal.com