Lapas Semarang menggelar pelatihan keterampilan membuat puding hias untuk warga binaan, program ini bertujuan membangun kemandirian.

Lembaga Pemasyarakatan Semarang menghadirkan program pembinaan kreatif yang mengajak warga binaan belajar membuat puding hias. Program ini membuka kesempatan bagi para narapidana untuk mengembangkan keterampilan baru yang bisa mereka gunakan setelah bebas nanti.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Pelatihan Keterampilan Puding Hias
Petugas Lapas Semarang menggelar pelatihan pembuatan puding hias dengan menghadirkan instruktur dari bidang kuliner. Para warga binaan mengikuti proses belajar mulai dari dasar pembuatan adonan hingga teknik menghias puding agar terlihat menarik. Mereka mencoba berbagai warna, bentuk, dan kombinasi rasa untuk menghasilkan produk yang layak jual.
Instruktur memberikan arahan secara langsung kepada peserta agar mereka memahami setiap tahap dengan baik. Warga binaan mengikuti setiap instruksi dengan serius sambil mempraktikkan langsung teknik yang diajarkan. Banyak peserta menunjukkan minat besar karena mereka melihat peluang usaha dari keterampilan tersebut.
Kegiatan ini juga menciptakan suasana positif di dalam lapas. Warga binaan saling membantu ketika mengalami kesulitan dalam proses pembuatan. Mereka belajar bekerja sama dan mengembangkan kreativitas dalam satu ruang pelatihan yang sama.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Tujuan Pembinaan Kemandirian
Lapas Semarang menjalankan program ini untuk membantu warga binaan mempersiapkan kehidupan setelah bebas. Petugas pembinaan mendorong setiap peserta agar memiliki keterampilan yang bisa menghasilkan pendapatan. Program puding hias menjadi salah satu pilihan karena memiliki peluang pasar yang cukup luas.
Setiap warga binaan mendapat kesempatan untuk mengasah kemampuan secara bertahap. Mereka tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga memahami cara mengemas dan memasarkan hasil karya. Petugas pembinaan memberikan arahan tentang cara membangun usaha kecil berbasis makanan ringan.
Program ini juga membantu mengubah pola pikir warga binaan agar lebih produktif. Mereka mulai melihat masa depan dengan lebih positif melalui keterampilan yang mereka pelajari. Banyak peserta merasa lebih percaya diri setelah mengikuti beberapa sesi pelatihan.
Baca Juga: Jalan Rusak Usai Banjir di Semarang, DPU Buka Fakta Sebenarnya
Respons Warga Binaan Terhadap Program

Warga binaan menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti pelatihan puding hias. Mereka aktif bertanya kepada instruktur dan mencoba berbagai teknik baru yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya. Suasana pelatihan terasa hidup karena semua peserta terlibat secara langsung.
Beberapa warga binaan mengaku tertarik untuk melanjutkan usaha kuliner setelah bebas nanti. Mereka melihat peluang untuk membuka usaha kecil di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pelatihan ini memberi mereka harapan baru di tengah masa pembinaan.
Selain itu, kegiatan ini juga membantu mereka mengisi waktu dengan hal positif. Mereka merasa lebih tenang dan fokus karena memiliki aktivitas yang bermanfaat setiap hari. Hal ini juga membantu mengurangi kejenuhan selama menjalani masa hukuman.
Harapan Lapas Semarang ke Depan
Lapas Semarang berencana memperluas program pelatihan keterampilan ke berbagai bidang lain. Petugas ingin memberikan lebih banyak pilihan agar warga binaan bisa menemukan minat sesuai kemampuan masing-masing. Program seperti ini akan terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Pihak lapas juga berharap kerja sama dengan pihak luar semakin kuat. Dukungan dari pelaku usaha dan instruktur profesional akan membantu meningkatkan kualitas pelatihan. Warga binaan bisa mendapat pengalaman yang lebih dekat dengan dunia kerja nyata.
Melalui program ini, Lapas Semarang ingin menciptakan perubahan positif bagi warga binaan. Mereka berharap setiap peserta mampu kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat dan kehidupan yang lebih baik.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Gambar:
- Gambar pertama dari RRI
- Gambar kedua dari RRI