Semarang Tengah kini menjadi lebih bersih dan rapi berkat kolaborasi lintas OPD dan inovasi Tim Oren Dengan dukungan warga.
Tim relawan ini rutin mengambil sampah liar, memotong rumput liar, dan membersihkan saluran air sejak pukul 04.00 pagi. Program Semarang Bersih ini menunjukkan peran aktif pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Simak kabar terkini seputar Semarang yang sedang viral, hanya di Info Kejadian Semarang.
Kolaborasi Lintas OPD Wujudkan Semarang Bersih
Penanganan dan pengendalian sampah di Kota Semarang tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terus digalakkan untuk memastikan program Semarang Bersih berjalan efektif dan berkelanjutan.
Selain DLH, keterlibatan kecamatan, kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan kota. Pendekatan kolaboratif ini juga mendorong warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Melalui sinergi ini, pemerintah kota berharap dapat menekan penumpukan sampah liar, meningkatkan estetika kota, dan menciptakan lingkungan sehat bagi seluruh warga Semarang.
Tim Oren Inovasi Bersih-Bersih di Semarang Tengah
Camat Semarang Tengah, Aniceto Magno Da Silva, atau yang akrab disapa Pak Moy, telah membentuk Tim Oren di setiap kelurahan dan kecamatan sejak empat tahun lalu. Pembentukan tim ini dilatarbelakangi keprihatinan atas banyaknya sampah yang dibuang di tepi jalan protokol, yang merusak keindahan kota.
“Saat saya masuk menjadi camat, saya melihat banyak sampah berserakan di jalan protokol. Kami tidak menunggu DLH, tapi berinisiatif membentuk Tim Oren,” kata Pak Moy, Senin (2/2).
Tim Oren bertujuan membantu DLH dengan mengambil sampah yang sulit dijangkau dan memastikan penumpukan sampah liar dapat segera diatasi. Inovasi ini menunjukkan peran aktif pemerintah lokal dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota.
Baca Juga: Pelaku Pembacokan Mahasiswa Udinus Semarang, Beraksi Demi Gengsi
Relawan Aktif Tangani Sampah dan Lingkungan
Dalam pembentukan Tim Oren, Pak Moy menggandeng kelurahan dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk menjadi relawan aktif. Anggota tim bertugas mengambil sampah di jalan protokol, gang, dan area yang tidak terjangkau DLH, kemudian membawanya ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebelum diangkut ke TPA oleh DLH.
Tim Oren di Semarang Tengah beranggotakan 32 orang yang mewakili 15 kelurahan dan kecamatan. Mereka mulai bekerja sejak pukul 04.00 pagi, menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga kebersihan kota.
Selain mengambil sampah, Tim Oren juga memotong rumput liar dan membersihkan saluran air dari sampah. Kegiatan ini dilakukan secara rutin di area strategis seperti Jalan Pemuda, Gajahmada, dan Simpang Lima, sehingga mengurangi risiko banjir dan meningkatkan estetika lingkungan.
Layanan Sampah Responsif Untuk Warga
Tidak hanya membersihkan area umum, Tim Oren juga membuka layanan bagi warga yang membutuhkan bantuan pembuangan sampah. Warga Semarang Tengah dapat langsung menghubungi tim untuk mengambil sampah rumah tangga atau sampah lain yang sulit diangkut sendiri.
“Tim Oren hadir untuk memudahkan masyarakat sekaligus menjaga kota tetap bersih. Ini bagian dari program kami agar kebersihan menjadi tanggung jawab bersama,” jelas Pak Moy. Selain membersihkan jalan protokol dan gang, Tim Oren juga siap membantu warga dalam pembuangan sampah rumah tangga yang sulit diangkut sendiri.
Dengan inovasi ini, Semarang Tengah menjadi contoh kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Program Semarang Bersih diharapkan dapat diterapkan di kecamatan lain sehingga kota semakin sehat, nyaman, dan estetis. Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari radarsemarang.jawapos.com
- Gambar Kedua dari jateng.tribunnews.com