Posted in

Eks Buruh Sritex Demo di PN Semarang Tuntut Kurator Diganti

Ratusan mantan buruh dari perusahaan Sritex melakukan aksi protes di depan Pengadilan Negeri Semarang pada hari sidang terakhir.

Eks Buruh Sritex Demo di PN Semarang Tuntut Kurator Diganti

Mereka berkumpul sejak pagi, membawa spanduk besar serta poster tuntutan yang kuat. Aksi ini menarik perhatian publik karena berlangsung di kompleks peradilan, lokasi yang biasanya identik dengan proses hukum serius.

Suasana penuh semangat, namun tetap tertib, memperlihatkan betapa besar harapan massa terhadap hasil sidang. Para demonstran berasal dari berbagai daerah, sebagian besar merupakan mantan karyawan pabrik Sritex yang telah mengalami pemutusan kerja beberapa tahun terakhir akibat restrukturisasi perusahaan.

Banyak dari mereka merasa belum mendapatkan solusi adil atas nasib kerja serta hak yang tertunda. Hari itu mereka menuntut penggantian kurator yang menangani kasus kepailitan perusahaan, menganggap kurator sebelumnya tidak maksimal dalam menjalankan tugas.

Dibawah ini Anda bisa melihat berbagai informasi menarik lainnya seputaran Info Kejadian Semarang.

Latar Masalah Kepailitan Sritex

Perusahaan tekstil besar tersebut sempat mengalami masalah finansial serius yang berujung pada proses kepailitan. Dalam prosedur hukum, kurator ditunjuk untuk mengurus aset, kewajiban, serta hak kreditur termasuk hak buruh.

Eks buruh berpendapat bahwa kurator sebelumnya belum bekerja secara optimal serta kurang transparan dalam pelaporan langkah penyelesaian. Situasi ini membuat mereka khawatir tentang masa depan klaim hak mereka yang belum terselesaikan.

Selama proses itu, beberapa buruh sudah mengajukan klaim atas hak pesangon serta kompensasi lain yang belum dibayar. Walau banyak pengajuan telah diajukan ke pihak berwenang, respons serta progres penyelesaian masih berjalan lambat.

Hal ini memperkuat alasan mereka ingin kurator diganti dengan figur yang lebih tegas serta memiliki rekam jejak kuat dalam menyelesaikan kepailitan besar.

Tuntutan Kurator Baru

Penggantian kurator menjadi inti utama tuntutan massa. Menurut perwakilan eks buruh, kurator sebelumnya kurang komunikasi dengan pihak buruh serta lebih fokus pada kepentingan kreditur besar.

Mereka berharap figur pengganti bisa menempatkan keseimbangan antara penyelesaian hutang perusahaan serta hak buruh yang belum terpenuhi.

Lebih jauh lagi, perwakilan buruh menyampaikan harapan agar kurator baru bekerja dengan lebih cepat serta transparan dalam menjalankan proses distribusi aset perusahaan kepada pihak berkepentingan.

Mereka berharap ada sistem pelaporan hasil kerja kurator yang bisa diakses publik, terutama para kreditur kecil yang selama ini berada di posisi paling rentan.

Baca Juga:

Respons Pengadilan Negeri Semarang

Respons Pengadilan Negeri Semarang

Pihak PN Semarang menerima massa pengunjuk rasa dengan prosedur resmi. Pintu utama gedung pengadilan dilindungi aparat keamanan yang memastikan jalannya demonstrasi berlangsung aman serta sesuai aturan hukum.

Sejumlah perwakilan pengunjuk rasa diberikan akses untuk menyampaikan pernyataan resmi kepada hakim yang memimpin perkara tersebut.

Dalam pernyataan singkat, pihak pengadilan menyatakan bahwa aspirasi yang dibawa oleh eks buruh akan dicatat sebagai bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.

Hal ini berarti permintaan terkait penggantian kurator akan menjadi bahan pertimbangan pihak berwenang ketika mengambil keputusan berikutnya. Pernyataan ini memberikan secercah harapan kepada para demonstran agar suara mereka diperhatikan dalam ranah hukum formal.

Harapan Masyarakat Buruh Usai Demo

Usai berakhirnya aksi unjuk rasa, suasana di sekitar PN Semarang tetap kondusif. Para mantan buruh meninggalkan lokasi dengan rasa puas karena tuntutan mereka didengar secara resmi. Mereka berharap langkah selanjutnya memberikan hasil nyata yang mampu memperbaiki nasib banyak pihak yang terdampak.

Banyak di antara mereka yang berbicara tentang perlunya kepastian hukum serta rasa keadilan yang seimbang dalam penyelesaian kasus besar seperti ini.

Demonstrasi ini bukan hanya tentang protes sesaat, tapi merupakan pencerminan kekuatan kolektif masyarakat buruh yang memperjuangkan hak hidup layak serta penghormatan hukum terhadap pihak paling lemah.

Penggantian kurator, menurut unjuk rasa tersebut, bukan sekadar perubahan figur administratif, tetapi merupakan simbol harapan atas proses hukum yang lebih adil.

Ekspresi ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar soal hak hukum serta keberanian menyampaikan aspirasi di tempat publik resmi. Waktu akan menunjukkan bagaimana pihak berwenang merespon tuntutan ini dalam putusan resmi di ruang sidang berikutnya.

Untuk informasi terbaru dan lengkap mengenai berbagai kejadian penting di Semarang, termasuk perkembangan infrastruktur, kasus kriminal, dan aktivitas masyarakat, kalian bisa kunjungi Info Kejadian Semarang.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari news.okezone.com
  • Gambar Kedua dari detik.com