Menghadapi hujan ekstrem, Semarang memperkuat tanggul Sungai Babon guna menekan risiko banjir di wilayah rawan.
Pemerintah Kota Semarang memperkuat tanggul di Sungai Babon untuk antisipasi hujan ekstrem di Tembalang. Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut langkah ini respons banjir di sejumlah wilayah terdampak. Koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dilakukan guna mengendalikan debit air dan menekan banjir.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Banjir Kembali Melanda
Hujan lebat sejak Rabu malam 25 Maret hingga Kamis dini hari picu banjir di titik rentan Kecamatan Tembalang. Kawasan Rowosari dan Meteseh terdampak limpasan Kali Plumbon yang meningkat drastis. Wilayah perumahan baru seperti Grand Permata dan Dinar Indah kesulitan drainase akibat belum diserahterimakan ke Pemkot.
Debit air tinggi dari hulu Ungaran timur tekan Sungai Babon hingga berpotensi luap. Banjir kali ini lebih terkendali berkat pengaturan pintu Bendung Pucanggading ke Banjir Kanal Timur. Masyarakat rawan tetap diwaspadai potensi hujan susulan intens.
Pemkot Semarang catat banjir ekstrem jadi tantangan tahunan di kota ini. Respons cepat tim teknis kurangi dampak dibanding kejadian sebelumnya. Penanganan darurat prioritaskan keselamatan warga terdampak.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Tantangan Perumahan Baru
Perumahan Meteseh dan Rowosari belum diserahterimakan sehingga masih menjadi tanggung jawab pengembang. Pemerintah Kota Semarang membatasi intervensi permanen, namun tetap hadir menangani kondisi darurat. Minimnya drainase membuat genangan cepat muncul saat curah hujan tinggi, bahkan dalam waktu singkat.
Wali Kota Agustina menyoroti lambannya pembangunan infrastruktur dasar oleh developer. Pembersihan lumpur pascabanjir menjadi prioritas sementara untuk membantu warga beraktivitas kembali. Pemerintah juga mendorong percepatan proses serah terima kawasan agar penanganan bisa lebih optimal dan menyeluruh.
Banjir yang berulang memperkuat urgensi sinergi pusat dan daerah dalam menangani Sungai Babon. Pengembang diwajibkan melengkapi sistem drainase sebelum hunian dinyatakan layak. Pemkot menargetkan solusi permanen agar kawasan tersebut tidak lagi menjadi langganan banjir setiap tahun.
Baca Juga: Ini Penyebabnya! Harga Cabai–Bawang di Semarang Tak Kunjung Turun!
Penguatan Tanggul Darurat
Perkuatan tanggul dilakukan di titik kritis Sungai Babon dengan pemasangan sandbag dan kisdam. Langkah ini tahan luapan susulan saat intensitas hujan masih tinggi. Pekerja lapangan gerak cepat pasca koordinasi teknis Wali Kota Agustina.
Koordinasi BBWS atur pintu air Bendung Pucanggading tekan elevasi hulu efektif. Penguatan fisik tanggul lengkapi strategi pengendalian debit Kali Plumbon. Hasilnya, limpasan Meteseh dan Rowosari tidak separah sebelumnya.
Upaya darurat ini bagian tanggap bencana terpadu dari hulu ke hilir. Pemkot siagakan personel dan logistik antisipasi kondisi lanjutan. Tanggul diperkuat pastikan Sungai Babon tidak jebol saat hujan ekstrem.
Komitmen Jangka Panjang
Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen kuat membangun sistem pengendalian banjir menyeluruh mulai 2026 dengan perencanaan lebih terintegrasi. Wali Kota Agustina memastikan pemerintah hadir cepat di tengah masyarakat saat kondisi darurat. Penanganan terpadu, mulai dari koordinasi pintu air hingga penguatan tanggul, menjadi kunci utama keberhasilan.
Antisipasi cuaca ekstrem dilakukan melalui pembersihan sungai rutin dan program normalisasi yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai dan Forkopimda memperkuat strategi dari hulu hingga hilir. Semarang menargetkan dampak banjir musiman bisa ditekan secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Masyarakat diajak partisipasi jaga lingkungan cegah genangan berulang. Program revitalisasi infrastruktur banjir prioritas anggaran Pemkot. Kota siaga hadapi musim hujan dengan tanggul kuat dan sistem tangguh.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari jateng.antaranews.com
- Gambar Kedua dari indoraya.news