Kebakaran hebat melanda empat kios di Wujil, Semarang, diduga dipicu kompor yang lupa dimatikan saat memasak.
Kebakaran melanda deretan kios di Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa siang, 14 April 2026. Api diduga berasal dari kompor yang lupa dimatikan dan cepat merambat ke empat kios lain. Warga panik sebelum petugas damkar dan warga berupaya memadamkan api serta mencegah meluas.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Api Bermula Dari Dapur
Menurut keterangan kepolisian, api diduga berasal dari kios milik Nurhayati yang saat itu digunakan untuk kegiatan memasak. Kompor yang belum dimatikan menyebabkan wajan berisi minyak goreng terbakar, kemudian api merambat ke tumpukan kayu di sekitar dapur. Kondisi ini memicu munculnya kobaran api di titik awal kebakaran.
Sumber api yang berada di area memasak tersebut menjadi pemicu utama kebakaran. Karena di sekeliling dapur terdapat material mudah terbakar, api dengan cepat membesar sebelum dapat dikendalikan oleh pemilik kios maupun warga sekitar. Situasi ini membuat api sulit dipadamkan sejak awal.
Kondisi tersebut menunjukkan betapa cepatnya api dapat merambat ketika berada di dekat bahan yang mudah terbakar. Dalam hitungan menit, api yang semula hanya muncul di satu titik berkembang menjadi kebakaran yang mengancam beberapa kios di sekitarnya. Peristiwa ini memperlihatkan tingginya risiko kelalaian kecil di area memasak.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Empat Kios Hangus
Kobaran api kemudian menjalar ke kios-kios lain yang berada di kompleks warung sekitar PT Semarang Garment. Akibatnya, total empat kios dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api cepat menyebar.
Kios yang terdampak diketahui milik Surahman, Naryo, dan Ibu Ninik, serta satu kios lainnya di area yang sama. Jarak antarkios yang sangat rapat diduga menjadi faktor yang mempercepat perambatan api. Hal ini menyulitkan upaya awal pemadaman di lokasi.
Peristiwa ini menimbulkan kerugian material yang belum dapat dihitung secara rinci. Namun, kebakaran tersebut dipastikan menyebabkan para pemilik kios kehilangan tempat usaha beserta stok barang di dalamnya. Kondisi ini turut berdampak pada aktivitas perdagangan di sekitar lokasi.
Baca Juga: Tak Berkutik! 3 Jukir Liar Pemalak Parkir Rp 40 Ribu di Semarang Diamankan
Upaya Pemadaman
Begitu kebakaran diketahui, warga sekitar segera membantu upaya penanganan sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Respons cepat diperlukan karena api telah membesar dan mulai mengancam bangunan di sekitarnya. Kondisi ini membuat situasi di lokasi menjadi cukup darurat.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Semarang dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Selain itu, hidran milik PT Semarang Garmen turut dimanfaatkan guna mempercepat proses pengendalian api. Koordinasi berbagai pihak dilakukan agar api tidak semakin meluas.
Upaya gabungan tersebut akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 10.45 WIB. Kebakaran sendiri dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, sehingga penanganan berlangsung relatif cepat. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kerusakan yang lebih luas.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kapolsek Bergas AKP Harjono menyampaikan bahwa dalam insiden kebakaran tersebut tidak terdapat korban jiwa. Api sempat membesar dan menghanguskan empat kios, namun petugas berhasil mengevakuasi warga serta pemilik kios dengan selamat. Situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah upaya pemadaman di lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas mulai melakukan pendataan dan penaksiran kerugian materiil. Setiap kios memiliki kondisi serta isi barang yang berbeda sehingga proses pendataan masih berlangsung secara bertahap. Data akhir kerugian akan diumumkan setelah proses verifikasi selesai.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan kompor. Terutama di area usaha yang menyimpan banyak bahan mudah terbakar. Kelalaian kecil saat memasak dapat berujung pada bencana besar dalam waktu singkat.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari regional.kompas.com