Kebakaran terjadi di gudang minuman beralkohol Borsumy Bar & Lounge di Kota Lama, Semarang, pada Senin (25/5/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Insiden kebakaran tersebut menghanguskan sebagian besar isi gudang dan menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp2 miliar. Api pertama kali diketahui dari rekaman kamera pengawas sebelum akhirnya dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Awal Kebakaran Terpantau dari CCTV
Peristiwa kebakaran diketahui pertama kali melalui kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di area Borsumy Bar & Lounge. Rekaman tersebut menunjukkan adanya titik api yang muncul di dalam ruangan gudang penyimpanan.
Setelah melihat rekaman tersebut, pihak pengelola segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang untuk meminta bantuan penanganan. Laporan disampaikan sesaat setelah api mulai terlihat membesar di dalam ruangan tertutup.
Respons cepat dilakukan karena lokasi gudang berisi berbagai material mudah terbakar yang berisiko mempercepat penyebaran api jika tidak segera ditangani. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Petugas Damkar Hadapi Kendala Akses
Saat tiba di lokasi, petugas Damkar menemukan pintu gudang dalam keadaan terkunci menggunakan gembok. Kondisi ini membuat proses masuk ke titik api tidak dapat dilakukan secara langsung.
Petugas kemudian melakukan tindakan paksa dengan memotong gembok agar dapat masuk ke dalam ruangan yang terbakar. Setelah akses terbuka, pemadaman langsung dilakukan di titik api utama. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pengendalian api dan mencegah perluasan kebakaran.
Meski terkendala akses awal, petugas berhasil mencegah api merambat ke bagian bangunan lain di sekitar gudang. Upaya cepat tersebut membantu meminimalkan dampak kebakaran di area sekitar lokasi kejadian.
Dugaan Korsleting Listrik Jadi Pemicu
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada stop kontak di dalam gudang. Temuan ini diperoleh dari pengecekan awal di lokasi kejadian. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Korsleting tersebut diduga memicu munculnya api yang kemudian cepat membesar karena kondisi ruangan berisi barang mudah terbakar. Di dalam gudang terdapat minuman beralkohol dan perlengkapan bar lainnya.
Ruangan yang tertutup turut mempercepat penyebaran api dan asap sehingga api sulit dikendalikan pada awal kejadian. Kondisi ini membuat proses pemadaman memerlukan waktu lebih lama untuk dilakukan petugas.
Kerugian Capai Rp2 Miliar, Tidak Ada Korban Jiwa
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp2 miliar. Nilai tersebut berasal dari stok minuman beralkohol dan berbagai barang yang tersimpan di dalam gudang. Petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian secara keseluruhan.
Sebagian besar isi gudang dilaporkan tidak dapat diselamatkan karena api sudah terlanjur membesar saat petugas tiba di lokasi. Namun, bangunan utama berhasil diselamatkan dari kerusakan lebih luas.
Tidak adanya korban jiwa dalam insiden ini menjadi catatan penting meski kerugian materi yang ditimbulkan cukup besar bagi pihak pengelola. Api berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran melakukan upaya penanganan selama beberapa waktu di lokasi kejadian.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari regional.kompas.com