Sebuah bus BRT Trans Jateng mengalami kebakaran hebat di Jalan S. Parman, Semarang, pada Sabtu, 18 April 2026 sekitar pukul 12.10 WIB.
Insiden terjadi di pertigaan Jalan Merapi, Kecamatan Gajahmungkur. Penumpang berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa, dan api berhasil dipadamkan petugas. Lalu lintas sempat macet akibat kejadian tersebut. Peristiwa ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan transportasi umum di ibu kota Jawa Tengah. Pihak berwenang segera mengamankan lokasi.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Kronologi Kejadian
Bus Trans Jateng melaju dari arah RSUP dr. Kariadi menuju Jatingaleh. Tiba-tiba, asap keluar dari bagian bawah depan bus, tepat di atas ban kemudi. Saksi mata melihat api menetes dari bawah bus ke aspal. Pengemudi langsung bereaksi cepat dengan memperlambat laju kendaraan. Suasana di dalam bus mulai tegang saat bau hangus tercium. Beberapa penumpang meminta untuk segera berhenti.
Asap yang awalnya di depan cepat merembet ke belakang. Sopir segera menghentikan bus dan menurunkan semua penumpang. Kepanikan singkat terjadi, tapi petugas bus sigap membawa apar untuk memadamkan api. Evakuasi dilakukan secara teratur melalui pintu depan dan belakang. Warga sekitar mulai berkumpul melihat kejadian. Rekaman video amatir cepat menyebar di media sosial.
Bhabinkamtibmas Petompon, Daryanto, menjelaskan kronologi lengkap. “Asapnya menjalar ke belakang. Api ngucur dari bawah bus ke aspal, kayak turun,” ujarnya di lokasi. Bus akhirnya dipindah ke pinggir jalan. Petugas keamanan memasang garis polisi untuk keamanan. Saksi mata menggambarkan api yang menyala-nyala dengan intensitas tinggi. Situasi terkendali dalam waktu kurang dari 30 menit.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Kebakaran
Asap pertama kali muncul dari bawah depan bus, diduga akibat korsleting listrik atau masalah mesin. Api berasal dari area kemudi dan menyebar cepat ke belakang. Belum ada keterangan resmi dari pihak Trans Jateng. Tim teknisi awalnya menduga adanya kebocoran oli yang terbakar. Suhu mesin yang tinggi juga menjadi faktor pendukung. Pemeriksaan mendalam sedang dilakukan di bengkel resmi.
Saksi Rizky melihat asap hitam pekat keluar sebelum api menyala. Hal ini mirip insiden sebelumnya pada 2025, di mana korsleting dinamo menjadi pemicu. Pemeriksaan teknis bus sedang dilakukan. Catatan perawatan bus menunjukkan servis rutin dilakukan. Namun, komponen kelistrikan sering bermasalah pada model serupa. Analisis forensik akan mengungkap akar masalahnya.
Petugas Dishub Semarang dan polisi mengamankan lokasi. Sampai saat ini, penyebab pasti masih diselidiki. Faktor kelistrikan sering menjadi biang kerok di armada serupa. Data historis menunjukkan tiga kasus serupa dalam dua tahun terakhir. Operator diminta tingkatkan standar inspeksi harian. Hasil investigasi diharapkan keluar dalam 48 jam ke depan.
Baca Juga: Kasus Ancaman Minimarket di Semarang Terkuak, Pelaku Ternyata ODGJ
Dampak dan Kerugian
Tidak ada korban jiwa atau luka dalam insiden ini. Semua penumpang diturunkan aman dan dialihkan ke bus pengganti. Lalu lintas di Jalan S. Parman tersendat selama 15-20 menit. Penyedia layanan menyediakan transportasi darurat untuk ratusan pengguna. Kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Reputasi operator sempat tercoreng di mata publik.
Bus mengalami kerusakan berat di bagian bawah dan interior. Arus kendaraan dari Kariadi ke Jatingaleh macet parah. Warga sekitar panik melihat api dan asap tebal. Polisi mengalihkan rute alternatif untuk kendaraan pribadi. Aktivitas pedagang kaki lima terganggu sementara. Media lokal meliput secara intensif sepanjang hari.
Dampak ekonomi sementara, yaitu penurunan layanan rute tersebut. Penumpang dialihkan, tapi jadwal terganggu. Tidak ada laporan kerugian material lain selain bus. Penyedia asuransi mulai memproses klaim kerusakan. Pengguna transportasi publik diminta bersabar selama pemulihan. Dampak jangka panjang terhadap kepercayaan penumpang masih dievaluasi.
Penanganan dan Tindak Lanjut
Petugas Trans Jateng pertama kali menggunakan apar internal untuk memadamkan api. Damkar Kota Semarang tiba pukul 12.37 WIB dan melakukan pendinginan dengan air. Tim pemadam terdiri dari 15 personel dengan dua unit tangki. Mereka menyemprotkan ribuan liter air untuk memastikan api padam total. Lokasi dibersihkan dari sisa bara berbahaya. Koordinasi antarlayanan berjalan mulus.
Polisi dan Dishub mengatur lalu lintas agar kembali lancar. Bus didorong ke pinggir untuk menghindari kemacetan lebih lanjut. Koordinasi antarinstansi berjalan cepat. Penutupan sementara dilakukan di titik rawan. Pengendalian massa warga juga menjadi prioritas. Laporan resmi diserahkan ke dinas terkait sore hari.
Pihak berwenang berjanji investigasi menyeluruh. Pemeliharaan armada diperketat untuk cegah kejadian serupa. Penumpang diminta tetap waspada saat menggunakan transportasi umum. Pelatihan evakuasi darurat dijadwalkan minggu depan. Standar keselamatan ditingkatkan secara bertahap. Masyarakat dapat melapor langsung jika menemukan indikasi bahaya.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari banyumas.tribunnews.com