Wali Kota Semarang mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyelenggaraan night market yang meriah dan menarik perhatian warga.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, mendorong program Waras Ekonomi melalui Bodjong Night Market di Kota Lama pada Sabtu (18/4/2026). Pasar malam ini beroperasi harian pukul 15.00-03.00 WIB, menampilkan 60 tenant kuliner UMKM. Kehadirannya sejalan dengan upaya pemberdayaan usaha kecil di ibu kota Jawa Tengah.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Kronologi Peresmian Bodjong Night Market di Kota Lama
Bodjong Night Market resmi dibuka akhir pekan lalu di kawasan bersejarah Kota Lama Semarang. Acara peresmian dihadiri langsung Walkot Agustina Wilujeng, yang terkejut atas kecepatan realisasi. Pasar ini langsung ramai pengunjung sejak sore hingga dini hari.
Operasional harian dimulai pukul 15.00 WIB, menawarkan suasana malam hidup dan aman. Puluhan tenant kuliner mulai berjejer, menyajikan hidangan tradisional hingga modern. Video kegiatan menyebar cepat di media sosial, menarik wisatawan lokal dan luar kota.
Walkot hadir memberikan sambutan, menyebut konsep ini “ajaib” karena muncul pasca peluncuran programnya. Kronologi ini menandai langkah awal menghidupkan ekonomi malam di pusat kota tua Semarang yang ikonik.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyebab Munculnya Night Market Untuk UMKM
Pandemi dan fluktuasi ekonomi membuat UMKM Semarang kesulitan berkembang. Program Waras Ekonomi Pemkot lahir untuk mengatasinya, dengan pendataan 30 ribu pelaku usaha. Bodjong Night Market jadi implementasi cepat memberdayakan mereka.
Kawasan Kota Lama dipilih karena potensi wisata tinggi, namun kurang aktivitas malam. “Ajaib ya, saya baru membuat konsepnya, tiba-tiba saya dapat undangan Bodjong Night Market. Jadi kita punya program Waras Ekonomi untuk memberdayakan UMKM,” ujar Agustina.
Minimnya ruang pemasaran jadi pemicu utama. Pasar malam ini hadir mengisi kekosongan, mengkurasi tenant berdasarkan legalitas, sertifikasi, dan produksi. Hal ini memastikan UMKM siap bersaing di pasar wisata.
Baca Juga: HEBOH!! Bus Trans Jateng Terbakar di Semarang, Ini Penyebabnya
Dampak Positif Bagi Ekonomi Lokal dan Pariwisata
Perputaran uang langsung terasa sejak malam pertama. 60 tenant kuliner ramai dikunjungi, meningkatkan pendapatan pedagang hingga puluhan persen. Kuliner Tahu Gimbal Semarang hingga sajian kekinian laris manis. Antusiasme pengunjung terlihat dari padatnya area kuliner hingga larut malam.
Kunjungan wisatawan melonjak, memperkuat citra Kota Lama sebagai destinasi malam. Warga lokal senang atas pilihan aman dan beragam, sementara UMKM dapat jejaring baru. Program ini juga ciptakan lapangan kerja musiman bagi pemuda. Kehadiran event ini turut mendorong interaksi positif antara pelaku usaha dan pengunjung.
Secara luas, ekonomi kreatif terdongkrak. Data awal tunjukkan peningkatan okupansi hotel sekitar, plus promosi organik via media sosial. Dampaknya, Semarang kian kompetitif sebagai kota wisata Jawa Tengah. Tren ini menunjukkan potensi besar pengembangan wisata berbasis event di masa mendatang.
Strategi Pendampingan dan Keberlanjutan Program
Pemkot lanjutkan pendampingan UMKM melalui Dekranasda. Fokus pada peningkatan kualitas produk, akses pasar, dan strategi digital. “Kami berharap kehadiran pasar malam ini mampu memberikan ruang luas bagi UMKM untuk tumbuh dan menjadi daya tarik wisatawan,” tegas Agustina.
Razia harian dijaga ketat untuk keamanan dan kebersihan. Kolaborasi swasta-pemerintah pastikan operasional lancar hingga larut. Bodjong Night Market direncanakan jadi event tahunan, dengan perluasan tenant.
Ke depan, Pemkot evaluasi dampak melalui sensus berkala. Targetnya, 30 ribu UMKM terintegrasi sepenuhnya. Langkah ini jadi model bagi kawasan lain, memastikan ekonomi malam berkelanjutan di Semarang.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari jateng.disway.id