Sebanyak 16 biksu yang menjalani perjalanan thudong tiba di Kota Semarang pada Minggu (24/5/2026) setelah melanjutkan perjalanan dari Kabupaten Demak.
Kedatangan rombongan menjadi perhatian masyarakat yang menunggu di sepanjang jalur yang dilalui. Perjalanan ini merupakan bagian dari rangkaian jalan kaki yang dimulai beberapa hari sebelumnya dari Candi Sima. Setibanya di Semarang, rombongan langsung disambut warga dan kelompok pengiring.
Simak beragam informasi menarik dan berkenaan berikut ini untuk memperluas wawasan Anda hanya di Info Kejadian Semarang.
Perjalanan dari Candi Sima Menuju Demak–Semarang
Perjalanan 16 biksu thudong dimulai sejak Rabu (20/5/2026) dari kawasan Candi Sima. Mereka menempuh perjalanan kaki lintas daerah sebagai bagian dari rangkaian ritual yang telah dijadwalkan dalam perjalanan panjang tersebut. Rute yang dilalui menghubungkan sejumlah wilayah di Jawa Tengah sebelum akhirnya memasuki Kabupaten Demak.
Selama perjalanan, rombongan terus bergerak secara bertahap dengan berjalan kaki menuju titik-titik yang telah ditentukan. Aktivitas ini menjadi perhatian warga di sepanjang jalur yang mereka lalui. Masyarakat terlihat menyaksikan dari tepi jalan saat rombongan melintas menuju wilayah Demak.
Pada Minggu pagi, rombongan kembali melanjutkan perjalanan dari Demak menuju perbatasan Kota Semarang. Pergerakan ini menjadi bagian dari lanjutan rute yang telah direncanakan sejak awal keberangkatan. Para biksu kemudian memasuki wilayah administrasi Kota Semarang pada hari yang sama.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penyambutan di Perbatasan Demak–Semarang
Rombongan biksu tiba di perbatasan Demak–Semarang pada pukul 10.54 WIB. Kedatangan mereka di titik tersebut menjadi momen awal masuknya rombongan ke wilayah Kota Semarang. Warga dan pengiring sudah bersiap menyambut kedatangan rombongan di lokasi tersebut.
Setelah melewati perbatasan, rombongan langsung mendapat pengawalan dari sejumlah pesilat dari PSNU Pagar Nusa. Kelompok ini ikut mengiringi perjalanan para biksu saat memasuki wilayah kota. Pengawalan dilakukan sebagai bentuk pendampingan selama perjalanan berlangsung.
Suasana di sekitar jalur masuk kota terlihat cukup ramai oleh masyarakat yang ingin menyaksikan langsung. Kehadiran warga di pinggir jalan menambah perhatian terhadap rombongan yang sedang berjalan kaki. Aktivitas ini berlangsung dalam kondisi cuaca yang cukup terik pada siang hari.
Baca Juga: Tragedi di Semarang! Pria Hanyut di Banjir Kanal Barat Ditemukan Tewas
Tiba di Kecamatan Genuk dan Masjid Al Falah
Memasuki wilayah Kecamatan Genuk, rombongan disambut masyarakat yang sudah menunggu di tepi jalan. Warga terlihat berdiri di sepanjang jalur untuk melihat langsung perjalanan para biksu. Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski cuaca cukup panas.
Pada pukul 11.30 WIB, rombongan tiba di Masjid Al Falah Genuk. Di lokasi ini, para biksu beristirahat setelah menempuh perjalanan dari perbatasan. Mereka memanfaatkan waktu untuk berhenti sejenak sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.
Selain beristirahat, rombongan juga makan siang di area pelataran masjid. Aktivitas ini dilakukan bertepatan dengan waktu salat zuhur. Setelah istirahat, rombongan bersiap kembali melanjutkan perjalanan menuju titik berikutnya di Kota Semarang.
Rencana Lanjutan Perjalanan di Kota Semarang
Setelah beristirahat di Genuk, rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Vihara Mahabodhi Semarang. Rencana keberangkatan dari Masjid Al Falah ditetapkan pada pukul 13.00 WIB. Perjalanan tersebut menjadi tahap lanjutan sebelum mereka tiba di lokasi tujuan berikutnya.
Rombongan diperkirakan tiba di Vihara Mahabodhi pada pukul 17.00 WIB pada hari yang sama. Di tempat tersebut, para biksu akan bermalam untuk melanjutkan perjalanan pada hari berikutnya. Vihara menjadi titik persinggahan dalam rangkaian perjalanan panjang mereka.
Kegiatan thudong ini menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang dilakukan dengan berjalan kaki melintasi berbagai daerah. Rute yang ditempuh mencakup sejumlah kota di Jawa Tengah sebelum melanjutkan perjalanan lebih jauh. Kedatangan di Semarang menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian perjalanan tersebut.
Simak berita update lainnya tentang Semarang dan sekitarnya secara lengkap tentunya terpercaya hanya di Info Kejadian Semarang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari rmoljawatengah.id